Merasa hasil Botox tidak seperti dulu? Belum tentu tubuh sudah resisten. Kenali faktor yang dapat memengaruhi hasil Botox, mulai dari kondisi otot hingga perubahan kualitas dan kekencangan kulit.

Pernah merasa hasil Botox tidak seperti dulu? Kerutan masih terlihat atau wajah terasa tidak sekencang yang diharapkan? Jangan langsung menyimpulkan bahwa tubuh sudah resisten atau Botox tidak lagi bekerja.
Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil Botox, termasuk kondisi otot, dosis dan titik penyuntikan, hingga perubahan kualitas kulit seiring bertambahnya usia.
Bagaimana Botox Bekerja?
Botox atau botulinum toxin bekerja dengan mengurangi aktivitas otot tertentu untuk sementara. Karena itu, treatment ini banyak digunakan untuk membantu menyamarkan dynamic wrinkles, yaitu kerutan yang terbentuk akibat gerakan ekspresi berulang.
Contohnya adalah garis dahi, frown lines di antara alis, dan crow's feet di sekitar mata.
Namun, Botox bekerja pada otot, bukan secara langsung mengencangkan kulit.
Kenapa Hasil Botox Bisa Terasa Berbeda?
Seiring bertambahnya usia, kondisi wajah juga berubah. Kolagen dan elastisitas kulit dapat berkurang sehingga kulit menjadi lebih tipis atau mulai mengalami laxity.
Pada kondisi seperti ini, meskipun aktivitas otot sudah berkurang setelah Botox, kulit belum tentu terlihat sekencang seperti beberapa tahun sebelumnya.
Kerutan yang sebelumnya hanya muncul ketika berekspresi juga dapat berkembang menjadi garis yang tetap terlihat saat wajah sedang diam.
Karena itu, merasa “Botox sudah tidak mempan” belum tentu berarti terjadi resistensi.
Botox atau Skin Tightening?
Keduanya memiliki target yang berbeda.
Botox terutama menargetkan aktivitas otot yang menyebabkan dynamic wrinkles, sedangkan skin tightening treatment lebih ditujukan untuk membantu memperbaiki kekencangan dan kualitas jaringan kulit.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat mempertimbangkan kombinasi beberapa treatment sesuai dengan penyebab utama perubahan wajah.
Bukan berarti semakin banyak treatment semakin baik. Yang lebih penting adalah mengetahui apa yang sebenarnya perlu ditangani.
Treatment Botox di Serpong
Jika hasil Botox mulai terasa berbeda, evaluasi kondisi wajah sebelum melakukan treatment berikutnya dapat membantu menentukan penyebabnya.
Di Somer Clinic Serpong, treatment Botox dilakukan setelah konsultasi dan evaluasi dokter untuk menentukan area, kondisi otot, serta kebutuhan treatment masing-masing pasien.
Tujuannya adalah mendapatkan hasil yang tetap natural, proporsional, dan sesuai dengan karakter wajah, bukan membuat wajah kehilangan ekspresi.
Tim dokter SOMER Clinic siap membantu Anda mendapatkan perawatan kulit yang tepat sesuai kebutuhan.
Book via WhatsApp